Articles by "SEO"
Tampilkan postingan dengan label SEO. Tampilkan semua postingan
Teman-teman yang aktif di dunia internet kemungkinan besar tidak asing dengan istilah SEO alias Search Engine Optimization.

Di mata masyarakat awam, SEO selama ini memiliki image yang tidak sepenuhnya positif. Contohnya, penuh dengan praktek terselubung dan rahasia, spammy alias nyepam, menggunakan trik serta software tertentu, yang tujuannya adalah untuk mendapatkan kekayaan dari Internet semata.

Di sisi lainnya, SEO sebenarnya digunakan dengan optimal di berbagai perusahaan di dunia untuk menjangkau lebih banyak target pasar dan mengembangkan bisnis mereka.

Secara pribadi, saya sangat mengandalkan SEO untuk mempromosikan media edukasi saya ini dan juga untuk mempromosikan usaha di bidang Kursus dan Pelatihan Web di Bandar Lampung yaitu global-komputer.com



Pengetahuan tentang SEO sangatlah bermanfaat bagi setiap orang yang memiliki website. Dan diharapkan dengan menyadari pentingnya SEO, teman-teman dapat menjadikannya sebagai salah satu ujung tombak dalam strategi digital marketing masing-masing.

Apa itu Search Engine Optimization (SEO)?


Banyak orang mengira SEO itu adalah upaya optimasi yang bertujuan untuk menjadikan website kita mendapatkan posisi pertama atau teratas di situs pencari. Tapi definisi tersebut kurang tepat.

Berdasarkan definisi SEO yang disepakati oleh praktisi di dunia dan seperti saya lansir dari ilovedigitalmarketing :

Search Engine Optimization adalah upaya untuk mendapatkan lebih banyak traffic yang berasal dari target pasar kita dan meningkatkan customer melalui mesin pencari.

Definisi SEO versi : Moz, Wikipedia, Search Engine Land.


SEO itu bukan bertujuan menaikkan ranking di mesin pencari semata, karena menjangkau target market dan menjadikan mereka menjadi pembeli adalah tujuan dari semua bisnis. Jika bisa ranking pertama tapi tidak ada pembeli yang datang, buat apa? Betul tidak?

Mesin pencari yang kita bahas di sini meliputi Google, Yahoo, dan Bing. Namun, karena Google-lah mesin pencari yang banyak digunakan di Indonesia, maka saya hanya mencontohkan Google.

Mengapa Menjangkau Target Pasar Lewat Mesin Pencari?


Melakukan pencarian atau googling adalah kebiasaan kita semua ketika ingin mengetahui sesuatu. Dan teman-teman bisa bayangkan, ada lebih dari 3 milyar pencarian terjadi di Google setiap harinya.

Orang-orang yang mencari di mesin pencari kemudian mengklik website yang muncul di halaman hasil pencarian.

Website yang muncul di halaman awal, khususnya posisi/ranking teratas, mendapatkan pengunjung lebih banyak, karena semakin rendah posisi di halaman hasil pencarian, apalagi di halaman-halaman selanjutnya, semakin sedikit orang yang melihat dan mengklik.

Semakin lama, seiring bertambahnya jumlah pengguna Internet di dunia, potensi kunjungan dari situs pencari akan semakin besar.

Jumlah pencarian di Google sendiri tumbuh sekitar 10-15% setiap tahunnya.

Faktor jumlah serta gratisnya traffic yang masuk, menjadikan SEO akan dan terus menjadi salah satu tumpuan strategi digital paling utama bagi setiap pemasar digital/pemilik website.
Apakah di antara teman-teman ada yang penasaran bagaimana mesin pencari seperti Google bekerja? Bagaimana bisa begitu Kita mengetik kata kunci pencarian, mesin pencari seketika memberikan hasil berupa informasi yang diinginkan.

Ulasan berikut kami bahas untuk memberikan pemahaman kepada teman-teman yang ingin mempelajari SEO dengan memahami prinsip kerja mesin pencari.

1. Crawling dan Indexing


Aktor utama dari mesin pencari adalah prajurit yang disebut bot (kependekan dari Google-bot, Google-robot). Tugas dari bot adalah menjelajahi seluruh penjuru web di Internet.

Para Google-bot ini bekerja dengan mendatangi website satu per satu. Setiap kali ia membuka sebuah halaman website, ia akan membaca seluruh isinya, kemudian mencatat ringkasan isi halamannya (ini halaman tentang apa, judulnya apa, isinya seperti apa, dsb).


Hasil ringkasan inilah yang dibawa oleh Google-bot untuk dikirimkan ke komputer pusat milik Google untuk disimpan. Ringkasan informasi website ini disebut index.


Saat membaca dan meringkas isi sebuah halaman website, Google-bot akan menemukan link di halaman itu, yang mengarah ke halaman lain di website yang sama, atau link di website lainnya. Si robot Google ini juga akan mampir ke halaman lain yang diarahkan oleh link itu. Di halaman lain, Google-bot ini juga akan membaca dan meringkas isi halamannya.

Saat Robot Google menelusuri link web inilah gambaran peta jaringan link antar halaman website dibuat. Dari peta ini akan terlihat hubungan antar halaman website. Website-website dengan isi yang bagus dan populer umumnya akan mendapatkan banyak link dari banyak website lainnya.

Komputer pusat milik Google berisi lebih dari miliaran ringkasan/index halaman website beserta peta jaringan antar halamannya, hasil kerja Robot Google tadi. Saat Kita mencari di Google, sebetulnya Kita bukan mencari di internet, akan tetapi kita hanya mencari Index website yang tersimpan di komputernya Google.

2. Serving (Melayani Query Pencarian)


Setiap kali Kita melakukan pencarian di mesin pencari, kata kunci/keywords yang kita masukkan akan dicocokkan secara otomatis oleh Google dengan seluruh Index miliknya. Setelah Google menemukan halaman-halaman website yang berhubungan dengan kata kunci yang kita cari, Google akan menampilkan halaman-halaman itu dan mengurutkannya, kemudian menampilkan hasilnya.

Ada lebih dari 200 faktor yang digunakan oleh Google untuk menemukan mana index yang diambil dan bagaimana mengurutkannya. Faktor-faktor ini tidak terbuka untuk publik. Namun ada beberapa perusahaan yang berusaha menebak faktor-faktor tersebut lewat penelitian sendiri.



Mengapa Kita harus mengetahui cara kerja mesin pencari? Karena poin utama SEO terjadi saat Google memilih dan mengurutkan halaman. Google hanya akan memilih halaman yang dianggap relevan dan berkualitas.

Artinya kita harus membuat halaman website yang relevan dan berkualitas, serta menjadikan website kita penting dan terpercaya dalam topik yang kita pilih. Dan itulah yang akan kita lakukan dengan SEO.